A complete application in a minute
Tailored resume and cover letter, ready to send.
Pengiklan Anonim mencari Area Controller & Coordinator POS untuk memimpin tim Merchandiser di area Bali. Tugas utama meliputi menyusun agenda kerja, mengoordinasikan dengan PIC POS, dan menjaga standar display serta stok yang akurat.
Posisi ini bekerja lintas fungsi dengan Data Analis, Operational, dan MEP. Dibutuhkan ketelitian, kemampuan analisis, serta kemampuan komunikasi yang baik dalam lingkungan FMCG.
Area Controller & Coordinator (ACC) POS adalah penanggung jawab utama atas kondisi, standar, dan kinerja seluruh POS di area yang dikelolanya. Jabatan ini memimpin dan mengarahkan tim Merchandiser melalui agenda kerja yang terencana, menjadi penghubung utama dengan PIC POS, serta memastikan setiap freezer tampil sesuai standar, stok terestimasi dengan akurat, produk return terkendali, dan freezer terpelihara dengan baik.
ACC POS bekerja lintas fungsi bersama Data Analis, Operational, dan MEP — dari identifikasi masalah di lapangan hingga memastikan penyelesaiannya tuntas, dengan audit langsung ke lapangan sebagai alat kontrol utama.
Lima prinsip yang tidak dapat dikompromikan:
1. Agenda bukan reaktif — agenda kerja MD disusun proaktif setiap minggu berdasarkan data dan kondisi POS, bukan menunggu masalah muncul.
2. Satu pintu untuk PIC POS — seluruh komunikasi masalah dengan PIC POS (melted, menu baru, maintenance) dikelola dan diketahui oleh ACC POS hingga closing.
4. Data harus jujur — estimasi stok dan laporan product return wajib sesuai kondisi nyata di lapangan, tanpa perubahan atau manipulasi.
5. Dokumentasi adalah bukti — semua kunjungan, audit, temuan, dan return wajib tercatat. Yang tidak tercatat dianggap tidak terjadi.
01 Menyusun agenda kerja MD secara mingguan dan terstruktur — rute kunjungan, frekuensi kunjungan per POS, serta prioritas POS berdasarkan data penjualan, kondisi stok, dan temuan audit sebelumnya.
02 Mendistribusikan agenda kerja kepada seluruh MD sebelum minggu berjalan dimulai, serta menyesuaikan agenda jika terdapat kebutuhan mendesak (POS baru, kasus melted, freezer bermasalah, atau peluncuran rasa baru).
03 Memastikan MD menjalankan checklist kunjungan POS secara lengkap: suhu freezer, kebersihan, FEFO, display, kondisi aset, dan pengisian estimasi stok.
04 Menerima, memeriksa, dan mengarsipkan seluruh formulir/laporan kunjungan MD, termasuk foto dan video freezer.
05 Mengadakan briefing dan meeting mingguan dengan tim MD — evaluasi temuan, arahan korektif, dan sosialisasi standar atau produk baru.
06 Melakukan evaluasi kinerja MD secara berkala (kedisiplinan, kepatuhan agenda, akurasi data) dan melaporkan hasilnya kepada National Head of Controller & Coordinator.
01 Menjadi penghubung utama perusahaan dengan PIC POS untuk seluruh masalah operasional di POS, dan memastikan setiap kasus memiliki status yang jelas (Open / In Progress / Done) sampai tuntas.
02 Mengkomunikasikan dan menyelesaikan permasalahan bersama PIC POS, antara lain:
03 Mengedukasi PIC POS mengenai standar penggunaan freezer: tidak mencabut kabel, tidak menaruh barang lain di dalam freezer, menjaga sirkulasi udara, serta menjaga kebersihan area freezer.
04 Menjaga hubungan kerja yang baik dan profesional dengan PIC POS sebagai mitra konsinyasi maupun beli putus.
01 Memastikan seluruh freezer di POS terlihat sesuai standar visual merchandising perusahaan, meliputi:
02 Memastikan video dan foto yang dikirimkan MD memenuhi persyaratan — tampilan lengkap freezer (bagian luar, bawah, samping, dan area display).
03 Menindaklanjuti setiap ketidaksesuaian visual secara langsung — memberi arahan korektif kepada MD dan memastikan perbaikan selesai pada kunjungan berikutnya.
04 Mengajukan kebutuhan material visual (sticker, backsplash, price tag) yang rusak atau hilang sesuai prosedur yang berlaku.
01 Melakukan audit langsung ke minimal 10 (sepuluh) titik POS per hari sesuai jadwal audit yang telah disusun, sehingga seluruh POS di area teraudit secara bergilir.
02 Memverifikasi kondisi lapangan secara langsung — membandingkan hasil audit dengan laporan MD untuk memastikan laporan MD akurat dan tidak dimanipulasi.
03 Mengaudit kepatuhan standar: visual freezer, suhu, kebersihan, FEFO, stok fisik vs. data, kondisi aset, serta produk return yang belum ditarik.
04 Mendokumentasikan hasil audit (foto/video, checklist, temuan) dan memasukkan temuan ke dalam rencana tindak lanjut beserta penanggung jawab dan tenggat waktunya.
01 Berkolaborasi dengan Data Analis dalam memantau kinerja MD di lapangan, khususnya akurasi penulisan estimasi stok di setiap POS.
02 Memastikan MD menulis estimasi stok berdasarkan kondisi fisik aktual dan tren penjualan POS, sehingga kebutuhan pengiriman dapat dihitung dengan tepat (tidak overstock maupun out of stock).
01 Menyusun laporan product return secara lengkap dan berkala berdasarkan kategori penyebab:
02 Memastikan setiap return tercatat lengkap: jumlah, varian, kondisi, alasan return, asal POS, tanggal, serta dokumentasi foto.
03 Bekerja sama dengan tim Operational dalam menyusun strategi dan jadwal penarikan produk return dari POS — efisien dari sisi rute dan tidak melewati batas waktu yang ditentukan.
04 Memastikan tidak ada penumpukan produk return di POS dan tidak ada produk return yang ditarik tanpa dokumen retur yang valid.
05 Menganalisa tren return per POS dan per penyebab (misalnya melted berulang di POS tertentu atau icing pada freezer tertentu) dan mengusulkan tindakan pencegahan.
Catatan: Return yang tidak terdokumentasi adalah akar dari komplain customer konsinyasi. Tidak ada toleransi untuk return tanpa data.
01 Memantau kondisi seluruh freezer di POS — memastikan tidak ada freezer yang over heating, bocor, berbunga es berlebihan, atau beroperasi di luar standar suhu.
02 Berkoordinasi dengan tim MEP apabila terdapat kebutuhan maintenance khusus pada freezer (perbaikan, penggantian komponen, pemindahan, atau penggantian unit).
03 Menyusun jadwal maintenance preventif freezer bersama MEP dan mengkomunikasikan jadwal tersebut kepada PIC POS.
04 Memastikan pekerjaan MEP selesai sesuai standar dan memverifikasi kondisi freezer setelah perbaikan.
05 Melakukan analisa root cause atas kerusakan freezer atau kasus melted berulang, serta memastikan langkah pencegahan dijalankan.
06 Memastikan seluruh freezer dan aset di POS tercatat dan termonitor keberadaan serta kondisinya.
01 Menginput dan memperbarui seluruh aktivitas, temuan audit, kasus PIC POS, dan status penyelesaian secara harian.
02 Menyampaikan laporan harian kepada National Head of Controller & Coordinator: jumlah POS teraudit, temuan utama, kasus masuk, status (Open / In Progress / Done), dan kendala.
03 Mengumpulkan laporan mingguan — hasil audit, agenda kerja MD minggu berikutnya, rekap product return, dan rekap maintenance freezer — setiap hari Sabtu pukul 14.00 waktu setempat.
04 Menyampaikan review bulanan performa area beserta rekomendasi perbaikan.