A complete application in a minute
Tailored resume and cover letter, ready to send.
PT Golden Ocean Line mencari pemimpin operasional berpengalaman untuk mengawasi aktivitas keagenan kapal dan kepatuhan terhadap SOP. Anda akan mengendalikan anggaran operasional, mengevaluasi vendor, serta menjaga hubungan dengan otoritas pelabuhan dan stakeholder terkait.
Posisi ini menuntut pengetahuan luas tentang proses kedatangan, clearance, keberangkatan kapal, dan kemampuan analitis untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas tim lintas cabang secara hands-on.
Mengawasi dan memastikan seluruh kegiatan operasional keagenan kapal berjalan sesuai jadwal, SOP, standar pelayanan, dan peraturan yang berlaku.
Mengendalikan dan mengevaluasi aktivitas Divisi Operasional Pusat, Tim Inaportnet, Vendor Management untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan efektif dan sesuai target.
Mengawasi anggaran dan biaya operasional, termasuk HPP, Port Disbursement, port charges, serta transaksi vendor guna memastikan efisiensi.
Mengelola dan mengevaluasi kinerja vendor serta menjaga hubungan kerja profesional dengan otoritas pelabuhan, Pelindo, terminal operator, dan stakeholder terkait.
Mengembangkan dan meningkatkan efektivitas SOP, sistem monitoring, serta digitalisasi proses kerja untuk memperkuat pengawasan, transparansi, dan produktivitas operasional.
Memantau pencapaian KPI, menyusun laporan kinerja operasional kepada manajemen, serta mengambil tindakan dan memberikan rekomendasi perbaikan atas permasalahan yang terjadi.
Pendidikan minimal D3 atau S1 dari jurusan Pelayaran, Manajemen Transportasi Laut, Kepelabuhanan, Logistik, atau bidang studi lain yang relevan.
Memiliki pengalaman profesional minimal 5 tahun dalam operasional Shipping Agency, dengan pengalaman memimpin tim atau mengelola kegiatan operasional menjadi nilai tambah.
Memiliki pengetahuan dan pengalaman luas dalam menangani keagenan berbagai jenis kapal, seperti General Cargo, Bulk Carrier, Tug & Barge, baik untuk pelayaran domestik maupun internasional.
Menguasai seluruh rangkaian kegiatan keagenan kapal, mulai dari persiapan kedatangan kapal, proses clearance in/out, hingga keberangkatan kapal, termasuk pengurusan dokumen kapal dan awak kapal, SPB, SPOG, PNBP, Inaportnet, serta administrasi kepelabuhanan lainnya.
Memahami tata kerja dan prosedur berbagai instansi pelabuhan seperti KSOP/UPP, Pelindo, otoritas pelabuhan, terminal operator, dan pihak-pihak terkait lainnya.
Mampu mengelola aspek komersial dan administrasi operasional keagenan, meliputi penyusunan dan pengendalian Port Disbursement Account (PDA), pengawasan biaya operasional, pengelolaan vendor, serta koordinasi kebutuhan Ship Husbandry.
Memiliki rekam jejak kepemimpinan yang baik, mampu menetapkan target kerja, mengawasi pencapaian kinerja, serta memastikan setiap cabang menjalankan standar operasional perusahaan secara konsisten.
Memiliki pengalaman dalam mengoordinasikan kegiatan operasional lintas cabang, serta memastikan kelancaran aktivitas kapal yang berjalan secara bersamaan.
Bersedia terlibat langsung dalam kegiatan operasional di lapangan (hands-on management), melakukan evaluasi terhadap kinerja personel, memastikan kepatuhan terhadap prosedur, serta mengambil tindakan yang diperlukan dalam menghadapi kendala operasional.
Memiliki kemampuan yang baik dalam menganalisis permasalahan, menentukan prioritas, mengambil keputusan secara tepat, serta melakukan negosiasi dan penyelesaian masalah dengan berbagai pihak dalam kondisi operasional yang dinamis.
Mampu menyusun dan mengevaluasi laporan operasional, memonitor produktivitas cabang, mengendalikan anggaran, serta menggunakan Microsoft Excel, Google Sheets, dan perangkat digital lainnya untuk mendukung proses monitoring dan pengambilan keputusan.
Mahir dalam berbahasa Inggris secara verbal maupun tertulis merupakan nilai plus
Memiliki integritas, kedisiplinan, ketegasan, tanggung jawab, serta orientasi tinggi terhadap pencapaian target dan kualitas pelayanan perusahaan.
Bersedia melakukan perjalanan dinas ke berbagai wilayah operasional perusahaan dan memiliki fleksibilitas waktu untuk menangani kebutuhan operasional kapal, termasuk situasi mendesak di luar jam kerja normal.