Turn this role into an interview — a resume and cover letter built around what this employer wants.
PT Limin Marine & Offshore mencari Tender Specialist untuk mendampingi Tender Manager dalam mengelola siklus tender secara menyeluruh, mulai dari analisis dokumen lelang hingga negosiasi akhir.
Posisi ini menuntut Sarjana di bidang terkait dengan 3–5 tahun pengalaman di industri pelayaran/offshore atau oil & gas, serta kemampuan analisis dokumen ToR/SoW, harga penawaran, risiko, dan kepatuhan regulasi.
Mendukung Tender Manager dalam mengelola seluruh siklus proses tender (mulai dari analisis dokumen lelang/bid, penyusunan proposal teknis dan komersial, hingga negosiasi akhir). Memastikan setiap dokumen penawaran untuk proyek marine/offshore memenuhi persyaratan klien (terutama standar perusahaan migas/kontraktor utama) dan tenggat waktu yang ditentukan).
Pendidikan: Minimal Sarjana (S1) Teknik Perkapalan, Teknik Kelautan, Manajemen Bisnis, atau Hukum.
Pengalaman: Minimal 3–5 tahun pengalaman di bidang Tender/Bid Management atau Business Development khususnya di industri pelayaran, offshore, atau oil & gas.
Pemahaman Armada: Memiliki pengetahuan yang baik mengenai spesifikasi teknis dan operasional kapal penunjang lepas pantai (seperti AHT, AHTS, atau jenis offshore vessel lainnya).
Analisis Dokumen Tender: Menguasai pembacaan dokumen lelang yang kompleks, termasuk Terms of Reference (ToR), Scope of Work (SoW), dan klausul kontrak komersial (Charter Party, BIMCO, dll.).
Costing & Pricing: Mampu menyusun simulasi operasional kapal (vessel operating cost, bahan bakar, mobilization/demobilization, asuransi, dan sea allowance kru) untuk menentukan harga penawaran yang kompetitif namun tetap menguntungkan.
Regulasi & Kepatuhan: Memahami aturan pengadaan yang berlaku dilingkungan offshore dan oil & gas (PTK-007 Rev 5), regulasi pelayaran nasional (Asas Cabotage), serta pemenuhan aspek TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) jika dipersyaratkan.
Manajemen Risiko: Mampu mengidentifikasi risiko komersial dan operasional dalam dokumen tender (misalnya risiko off-hire, liabilitas, atau fluktuasi harga bahan bakar) dan memberikan masukan mitigasinya.
Manajemen Waktu (Deadline-Driven): Mampu bekerja di bawah tekanan tinggi dengan tenggat waktu penyerahan tender yang ketat, serta mampu mengoordinasikan berbagai departemen (Teknis, Keuangan, Crewing, dan Legal) agar proposal selesai tepat waktu.
Komunikasi & Negosiasi: Memiliki kemampuan komunikasi yang kuat untuk berkoordinasi dengan partner, sub-kontraktor, maupun klien selama proses klarifikasi tender.
Ketelitian Tinggi: Teliti dalam memeriksa kelengkapan administrasi dan kesesuaian format proposal agar tidak gugur pada tahap evaluasi administrasi (administrative compliance).