A complete application in a minute — tailored resume and cover letter, ready to send.
Pengiklan Anonim membuka posisi Community & Communication Officer di Kalimantan Timur untuk merancang dan menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Anda akan memfasilitasi partisipasi warga, membangun hubungan dengan pemangku kepentingan lokal, serta menjaga komunikasi dua arah antara perusahaan dan komunitas.
Posisi ini menuntut kemampuan fasilitasi, mediaksi konflik, serta kemampuan presentasi dan pelaporan dampak sosial secara berkala.
Community & Communication Officer bertanggung jawab dalam merancang dan melaksanakan program pemberdayaan masyarakat, memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan, mengelola konflik sosial, serta membangun hubungan dengan pemangku kepentingan lokal untuk mendukung keberlanjutan dan dampak sosial program REBUILD.
Melakukan sosialisasi terkait tujuan, kegiatan, dan manfaat program REBUILD serta menyediakan saluran komunikasi dua arah antara perusahaan dan masyarakat.
Mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan agroforestri, termasuk penanaman, pemeliharaan, patroli, dan pemanfaatan hasil, serta membentuk dan mendampingi kelompok tani hutan dan komunitas lokal.
Mengidentifikasi potensi konflik sosial terkait lahan, akses, maupun kegiatan lapangan, serta melakukan mediasi dan memberikan rekomendasi penyelesaian yang adil sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melakukan pemantauan rutin terhadap dampak sosial program REBUILD dan menyusun laporan dampak sosial sebagai bagian dari pemenuhan kepatuhan program.
Berinteraksi dan membangun kerja sama dengan pemerintah desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan kelompok pemuda, serta mengelola kemitraan sosial untuk mendukung keberlanjutan program.
Pendidikan: Diploma 4 (D4), atau S1.
Memahami teknik fasilitasi masyarakat dan Participatory Rural Appraisal (PRA).
Memahami teknik mediasi dan penyelesaian konflik sosial.
Memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang sangat baik.
Memiliki kemampuan public speaking dan presentasi.
Memiliki kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis.
Memiliki kemampuan negosiasi dan diplomasi, mampu beradaptasi dengan budaya lokal, serta memiliki ketahanan untuk bekerja di lapangan.