Get more replies from employers
Send a job-specific resume in minutes.
PT Batuta Chemical Industrial Park membuka posisi PPC / Scheduler untuk mengelola jadwal proyek infrastruktur di area industri. Tugas utama mencakup penyusunan baseline schedule, pembagian WBS, serta pengawasan progress kontraktor di lapangan.
Posisi ini menuntut kemampuan analisis jadwal, pemantauan kritis terhadap varians antara rencana dan realisasi, dan penyusunan recovery schedule jika terjadi deviasi progres. Pengalaman dengan CPM, Primavera P6, dan MS Project sangat diutamakan.
Peran ini mencakup penyusunan jadwal proyek yang komprehensif serta pemantauan kemajuan untuk proyek pengembangan infrastruktur, termasuk jalan, saluran air, gerbang, utilitas, dan fasilitas pendukung. Posisi ini menuntut kemampuan untuk menyusun dan memelihara jadwal dasar (baseline schedule), memecah lingkup pekerjaan yang besar menjadi tahapan-tahapan yang dapat dikelola dengan durasi dan ketergantungan yang jelas serta memastikan keselarasan antara linimasa konstruksi dan target serah terima kepada penyewa atau pembeli dari sektor industri.
Menyusun Baseline Schedule (jadwal acuan utama) proyek pembangunan infrastruktur kawasan (seperti jalan, saluran air, gerbang, utilitas) dan fasilitas pendukung.
Memecah lingkup pekerjaan besar menjadi tahapan yang lebih kecil (Work Breakdown Structure / WBS) beserta durasi dan ketergantungan antar aktivitasnya (critical path).
Menyelaraskan target waktu pembangunan dengan rencana serah terima lahan atau bangunan kepada tenant / pembeli industri.
Mengawasi dan mencatat progress fisik harian, mingguan, hingga bulanan dari kontraktor utama atau sub-kontraktor di lapangan.
Membandingkan rencana (plan) dengan realisasi di lapangan (actual progress) untuk mendeteksi potensi keterlambatan sedini mungkin (variance analysis).
Mengidentifikasi jalur kritis (critical path) untuk memastikan aktivitas yang berdampak langsung terhadap timeline proyek tidak mengalami keterlambatan.
Menganalisis dampak dari setiap keterlambatan atau perubahan desain (change order) terhadap keseluruhan jadwal proyek.
Menyusun dan mengimplementasikan Recovery Schedule (jadwal percepatan) apabila terjadi deviasi atau keterlambatan progres proyek.
Melakukan koordinasi interface antar berbagai kontraktor dan tim pelaksana di lapangan, khususnya dalam penyelarasan jadwal pekerjaan agar tidak terjadi tumpang tindih atau bottleneck antar aktivitas.
Memastikan sinkronisasi jadwal antar pekerjaan (interface schedule coordination) sehingga setiap pekerjaan dapat berjalan sesuai urutan dan dependensi yang telah direncanakan.
Melakukan monitoring terhadap aspek cost control yang berkaitan dengan progres pekerjaan, termasuk analisis efisiensi waktu vs biaya (time-cost impact) akibat perubahan atau deviasi proyek.
Berkoordinasi dengan tim procurement, logistik, dan lapangan untuk memastikan ketersediaan material, tenaga kerja, dan alat berat sesuai dengan jadwal proyek.
Menyusun laporan berkala (mingguan/bulanan) dan laporan eksekutif terkait status progres proyek, potensi risiko, serta rekomendasi perbaikan kepada Manejemen
Pendidikan minimal S1 Teknik Sipil, Teknik Industri, atau jurusan terkait.Pengalaman minimal 2–3 tahun sebagai PPC / Scheduler / Planning Engineer, diutamakan pada proyek konstruksi atau real estate.
Menguasai penyusunan dan pengelolaan project schedule (baseline, progress update, dan recovery plan).
Mampu menggunakan software penjadwalan seperti Primavera (P6) dan/atau Microsoft Project.
Memahami dan mampu membuat serta menganalisis Critical Path Method (CPM).
Terbiasa melakukan monitoring progress proyek serta analisis deviasi antara rencana dan aktual.
Mampu menyusun laporan progress (S-curve) dan berkoordinasi dengan tim internal maupun kontraktor.
Memiliki kemampuan analisa yang baik, detail-oriented, dan mampu bekerja dengan target timeline proyek.
Kualifikasi mana yang kamu miliki?