A complete application in a minute
Tailored resume and cover letter, ready to send.
Pengiklan Anonim di Palembang mencari Supervisor Produksi/Monitoring untuk memimpin aktivitas monitoring tambang dan hauling. Kandidat berpengalaman 3+ tahun di bidang terkait di tambang batu bara dengan kemampuan analisis data tingkat lanjut akan menjadi aset utama.
Posisi ini menuntut kepemimpinan, kemampuan komunikasi ke Top Management maupun owner tambang, serta kesiapan bekerja dengan roster. SOP/KPI akan dikembangkan dan diawasi secara ketat untuk mencapai target harian hingga bulanan.
Pendidikan minimal S1 (diutamakan jurusan Teknik Pertambangan, Teknik Industri, Statistik, atau bidang terkait);
Pengalaman minimal 3 tahun di bidang production control/monitoring perusahaan pertambangan batu bara/hauling, dengan minimal 1 tahun pengalaman di posisi Supervisor atau Superintendent/Head;
Memiliki pemahaman komprehensif mengenai manajemen operasi tambang batu bara, manajemen hauling fleet, dan optimalisasi alat berat;
Memiliki kemampuan analisis data tingkat lanjut (Advanced Excel, penguasaan dashboard pelaporan seperti Power BI/Tableau menjadi nilai tambah) untuk merumuskan keputusan strategis;
Memiliki jiwa kepemimpinan (leadership), kemampuan problem solving, dan mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat;
Memiliki kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik untuk berkoordinasi dengan Top Management maupun pemilik tambang (owner);
Bersedia bekerja dengan sistem roster;
Memimpin dan mengevaluasi seluruh aktivitas monitoring & control produksi (tambang dan hauling) guna memastikan pencapaian target harian, mingguan, dan bulanan perusahaan;
Menganalisis data produksi, efisiensi alat, dan selisih penggunaan bahan bakar (fuel ratio/variance) untuk memberikan rekomendasi perbaikan (optimalisasi) kepada manajemen;
Mengembangkan dan mengawasi implementasi Standard Operating Procedure (SOP) serta Key Performance Indicator (KPI) untuk tim monitoring;
Memvalidasi dan menyetujui perhitungan insentif driver berdasarkan ritase serta hasil laporan rekonsiliasi data sebelum dilaporkan kepada manajemen puncak atau owner;
Mengidentifikasi kendala operasional (bottleneck) di lapangan dan melakukan koordinasi lintas departemen (Operasional, Engineering, Maintenance) untuk penyelesaian masalah;
Membina dan mengarahkan tim (staf monitoring, admin, maupun checker) untuk memastikan akurasi data pelaporan dan kedisiplinan kerja tim.