Don’t send a generic resume — generate a resume and cover letter tailored to this exact role.
PT. Bank Mega Tbk adalah bank konvensional terkemuka yang menyediakan jasa kustodian, solusi pasar modal, dan layanan keuangan terkait untuk klien korporasi maupun institusi.
Posisi ini mengoordinasikan dan melaksanakan kegiatan pemasaran Jasa Kustodian, memantau transaksi nasabah, membangun jaringan di industri Keuangan serta Pasar Modal, dan menyusun SOP operasional untuk menjaga efektivitas proses.
Mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan pemasaran Jasa Kustodian Bank Mega agar dapat berjalan dengan efektif dan efesien.
Mengikuti perkembangan perekonomian dan Pasar Modal untuk mencari informasi untuk mendapatkan serta mengembangkan Jasa Kustodian Bank Mega.
Memelihara hubungan baik antara perusahaan dengan nasabah dan lembaga-lembaga penunjang Pasar Modal yang lain dalam rangka menunjang pencapaian sasaran dan mendukung kegiatan operasional.
Bertanggung jawab atas data profile nasabah Kustodian, pemantauan perilaku transaksi nasabah dan menindaklanjuti apabila terdapat transaksi diluar kebiasaan.
Mengkoordinasikan kegiatan pemrosesan (processing) penerimaan Nasabah baru dan pembentukan Reksa Dana dengan pihak-pihak terkait.
Mengkoordinaksikan penanganan permintaan maupun keluhan nasabah.
Mengkoordinasikan penyusunan dan penyempurnaan kebijakan dan prosedur operasional (SOP) pemberian Jasa Kustodian oleh Custodian Services serta mengkoordinasikan unit kerja yang terkait dalam proses penyusunan tersebut.
Membantu dalam penyusunan sasaran, rencana kerja (business plan) dan anggaran tahunan Unit Kerja dalam rangka menunjang tercapainya sasaran Unit Kerja secara keseluruhan.
Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.
Minimum pengalaman kerja 5 tahun di industri perbankan dengan 2 tahun di bidang pasar modal.
Pengalaman pengolahan transaksi pasar modal
Pengalaman analisis pasar dan risiko
Memiliki jaringan kerja yang luas di bidang Keuangan dan Pasar Modal
Berawal dari sebuah usaha milik keluarga bernama PT. Bank Karman yang didirikan pada tahun 1969 dan berkedudukan di Surabaya, selanjutnya pada tahun 1992 berubah nama menjadi PT. Mega Bank dan melakukan relokasi Kantor Pusat ke Jakarta.
Seiring dengan perkembangannya PT. Mega Bank pada tahun 1996 diambil alih oleh PARA GROUP (PT. Para Global Investindo dan PT. Para Rekan Investama). Untuk lebih meningkatkan citra PT. Mega Bank, pada bulan Juni 1997 melakukan perubahan logo dengan tujuan bahwa sebagai lembaga keuangan kepercayaan masyarakat, akan lebih mudah dikenal melalui logo perusahaan yang baru tersebut. Pada tahun 2000 dilakukan perubahan nama dari PT. Mega Bank menjadi PT. Bank Mega.
Dalam rangka memperkuat struktur permodalan maka pada tahun yang sama PT. Bank Mega melaksanakan Initial Public Offering dan listed di BEJ maupun BES. Dengan demikian sebagian saham PT. Bank Mega dimiliki oleh publik dan berubah namanya menjadi PT. Bank Mega Tbk.
Pada saat krisis ekonomi, Bank Mega mencuat sebagai salah satu bank yang tidak terpengaruh oleh krisis dan tumbuh terus tanpa bantuan pemerintah bersama-sama dengan Citibank, Deutche Bank dan HSBC.PT. Bank Mega Tbk. dengan semboyan "To Be Pride of The Nation" tumbuh dengan pesat dan terkendali serta menjadi lembaga keuangan ternama yang mampu disejajarkan dengan bank-bank terkemuka di Asia Pasifik dan telah mendapatkan berbagai penghargaan dan prestasi baik di tingkat nasional, regional maupun internasional.
Dalam upaya mewujudkan kinerja sesuai dengan nama yang disandangnya, PT. Bank Mega Tbk. berpegang pada azas profesionalisme, keterbukaan dan kehati-hatian dengan struktur permodalan yang kuat serta produk dan fasilitas perbankan terkini. Pada tahun 2013 Bank Mega memperkenalkan identitas baru yang terdiri dari logo dan simbol grafis huruf “M” yang merefleksikan positioning dan acuan pertumbuhan yang baru bagi perusahaan.
Berawal dari sebuah usaha milik keluarga bernama PT. Bank Karman yang didirikan pada tahun 1969 dan berkedudukan di Surabaya, selanjutnya pada tahun 1992 berubah nama menjadi PT. Mega Bank dan melakukan relokasi Kantor Pusat ke Jakarta.
Seiring dengan perkembangannya PT. Mega Bank pada tahun 1996 diambil alih oleh PARA GROUP (PT. Para Global Investindo dan PT. Para Rekan Investama). Untuk lebih meningkatkan citra PT. Mega Bank, pada bulan Juni 1997 melakukan perubahan logo dengan tujuan bahwa sebagai lembaga keuangan kepercayaan masyarakat, akan lebih mudah dikenal melalui logo perusahaan yang baru tersebut. Pada tahun 2000 dilakukan perubahan nama dari PT. Mega Bank menjadi PT. Bank Mega.
Dalam rangka memperkuat struktur permodalan maka pada tahun yang sama PT. Bank Mega melaksanakan Initial Public Offering dan listed di BEJ maupun BES. Dengan demikian sebagian saham PT. Bank Mega dimiliki oleh publik dan berubah namanya menjadi PT. Bank Mega Tbk.
Pada saat krisis ekonomi, Bank Mega mencuat sebagai salah satu bank yang tidak terpengaruh oleh krisis dan tumbuh terus tanpa bantuan pemerintah bersama-sama dengan Citibank, Deutche Bank dan HSBC.PT. Bank Mega Tbk. dengan semboyan "To Be Pride of The Nation" tumbuh dengan pesat dan terkendali serta menjadi lembaga keuangan ternama yang mampu disejajarkan dengan bank-bank terkemuka di Asia Pasifik dan telah mendapatkan berbagai penghargaan dan prestasi baik di tingkat nasional, regional maupun internasional.
Dalam upaya mewujudkan kinerja sesuai dengan nama yang disandangnya, PT. Bank Mega Tbk. berpegang pada azas profesionalisme, keterbukaan dan kehati-hatian dengan struktur permodalan yang kuat serta produk dan fasilitas perbankan terkini. Pada tahun 2013 Bank Mega memperkenalkan identitas baru yang terdiri dari logo dan simbol grafis huruf “M” yang merefleksikan positioning dan acuan pertumbuhan yang baru bagi perusahaan.