A complete application in a minute
Tailored resume and cover letter, ready to send.
PT Bima Nusa Berdikari mencari profesional berpengalaman untuk memimpin kajian investasi dan mengembangkan business case korporat. Anda akan menyusun model keuangan terperinci, menganalisis kelayakan, serta memantau kinerja proyek secara berkala untuk memastikan alokasi dana dan profitabilitas sesuai rencana.
Peran ini menuntut minimal 10 tahun pengalaman di corporate finance, kemampuan meningkatkan arus kas, dan koordinasi dengan divisi terkait. Lokasi di Pontianak dengan jam kerja penuh waktu.
Memimpin dan mengarahkan pengembangan peluang bisnis baru BNB Group melalui proses identifikasi, analisis, dan evaluasi yang komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek kelayakan finansial, proyeksi profitabilitas, kebutuhan investasi, arus kas, serta risiko bisnis guna meningkatkan nilai perusahaan. Bertanggung jawab menyusun kajian kelayakan bisnis (business case) dan rekomendasi investasi yang berbasis data sebagai dasar pengambilan keputusan strategis oleh Chairman, serta memastikan pengembangan proyek yang telah disetujui berjalan sesuai rencana dan target yang ditetapkan.
Mengidentifikasi peluang usaha baru dan diversifikasi bisnis yang sesuai dengan strategi pertumbuhan BNB Group, termasuk perkebunan, hortikultura, perdagangan komoditas, pengolahan, dan hilirisasi.
Menganalisis potensi pasar, model bisnis, sumber pendapatan, kebutuhan modal, serta prospek keuntungan dari setiap peluang usaha.
Melakukan penyaringan awal peluang bisnis untuk menentukan proyek yang layak dikaji lebih mendalam.
Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi peluang bisnis prioritas kepada Chairman.
Menyusun model keuangan proyek yang mencakup proyeksi pendapatan, biaya operasional, belanja modal (Capital Expenditure), kebutuhan modal kerja, laba rugi, dan arus kas.
Menganalisis kelayakan investasi menggunakan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, Profitability Index (PI), EBITDA, dan Break-even Point (BEP) sesuai kebutuhan.
Menyusun proyeksi finansial untuk skenario optimistis, moderat, dan pesimistis.
Melakukan analisis sensitivitas terhadap perubahan harga jual, volume penjualan, biaya bahan baku dan produksi, kurs, suku bunga, serta faktor material lainnya.
Memastikan seluruh perhitungan dan asumsi finansial memiliki dasar data yang valid dan sesuai dengan kondisi pasar serta kapasitas operasional perusahaan.
Memimpin penyusunan business case dan feasibility study untuk setiap proyek bisnis yang diprioritaskan.
Mengintegrasikan kajian pasar, teknis, operasional, finansial, hukum, perpajakan, dan risiko bersama fungsi terkait.
Mengevaluasi kebutuhan investasi awal, struktur biaya, proyeksi pendapatan, tingkat pengembalian, kebutuhan pendanaan, dan potensi kerugian.
Membandingkan alternatif model bisnis, skala investasi, tahapan implementasi, serta opsi kerja sama atau kemitraan.
Merekomendasikan proyek untuk dilanjutkan, diperbaiki, ditunda, atau tidak dilanjutkan berdasarkan hasil kajian.
Menganalisis ukuran pasar, permintaan, tren harga, persaingan, potensi pelanggan, dan prospek pertumbuhan sektor bisnis.
Melakukan benchmarking atas harga, struktur biaya, margin, dan model bisnis terhadap pasar serta pelaku industri yang relevan.
Mengidentifikasi faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi pendapatan, biaya, margin, dan keberlanjutan proyek.
Memvalidasi asumsi penjualan, biaya, dan proyeksi finansial berdasarkan data pasar melalui koordinasi dengan pelanggan, pemasok, mitra, konsultan, dan unit terkait.
Mengidentifikasi risiko pasar, operasional, likuiditas, pendanaan, dan perubahan asumsi bisnis yang memengaruhi kelayakan proyek.
Menyusun analisis skenario dan sensitivitas atas dampak risiko terhadap profitabilitas, arus kas, serta pengembalian investasi.
Menetapkan kebutuhan mitigasi risiko dan kondisi minimum yang harus dipenuhi sebelum proyek dilaksanakan.
Menyusun parameter pengendalian dan evaluasi untuk membandingkan kinerja aktual proyek dengan business case yang disetujui.
Berkoordinasi dengan Corporate Finance & Consolidation Division dalam penyediaan dan validasi data biaya, struktur pendanaan, likuiditas, dan kebijakan keuangan.
Memastikan konsistensi asumsi, metode perhitungan, dan parameter evaluasi investasi antarunit.
Meminta kajian atau review fungsi Corporate Finance terkait proyeksi arus kas, kebutuhan pendanaan, implikasi likuiditas, dan asumsi biaya.
Mengintegrasikan hasil validasi Corporate Finance ke dalam model keuangan dan rekomendasi investasi.
Memimpin analisis kelayakan bisnis bersama unit operasional dan fungsi pendukung serta mengusulkan pelibatan tenaga ahli eksternal sesuai prosedur.
Menyusun roadmap proyek, tahapan kerja, kebutuhan sumber daya, jadwal, dan target pencapaian yang disetujui.
Mengoordinasikan rencana implementasi proyek bersama unit operasional dan fungsi pendukung terkait.
Memantau kesesuaian pelaksanaan proyek dengan business case, asumsi finansial, ruang lingkup, dan anggaran yang disetujui.
Melaporkan perkembangan, deviasi material, dan rekomendasi perubahan ruang lingkup, anggaran, atau model bisnis kepada Chairman.
Melaksanakan evaluasi pascaimplementasi dengan membandingkan realisasi terhadap proyeksi awal sebagai dasar perbaikan proyek berikutnya.
Keberhasilan posisi ini antara lain diukur melalui:
Kualitas dan Akurasi Financial Model
Pencapaian Milestone Proyek yang Disetujui
Kinerja Finansial Proyek terhadap Business Case
Efektivitas Analisis Risiko dan Sensitivitas
Ketepatan Monitoring dan Pelaporan Proyek
Minimal Sarjana (S1) pada bidang Keuangan, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Agribisnis, atau bidang relevan.
Pendidikan lanjutan di bidang keuangan, investasi, atau manajemen strategis menjadi nilai tambah.
Minimal 10 tahun pengalaman di bidang pengembangan bisnis, analisis investasi, corporate finance, financial planning and analysis, atau studi kelayakan proyek.
Memiliki pengalaman memimpin kajian investasi dan berinteraksi dengan manajemen senior.
Financial Modeling dan Cash Flow Forecasting
Pernyataan mana di bawah ini yang paling mendeskripsikan hakmu bekerja di Indonesia?
Kualifikasi mana yang kamu miliki?
Berapa tahun pengalaman yang kamu miliki di bidang Analisis Investasi?
Apakah kamu memiliki pengalaman Analisis Kelayakan?