Get a reply from this employer
Your resume and cover letter, tailored to exactly what they’re hiring for.
Plus Group membuka posisi QC di lini manufaktur, fokus pada inspeksi kualitas presisi dan kendali mutu sesuai instruksi kerja. Anda akan mengawal proses dari incoming material hingga produk jadi, melakukan deteksi dini non-konformitas, serta memastikan dokumentasi IPC terjaga rapi.
Posisi ini mensyaratkan SMK/D3 Teknik Mesin atau Otomotif dengan pengalaman minimal 3 tahun di manufaktur precision machining. Kemampuan menggunakan alat ukur presisi menjadi nilai tambah utama.
Memastikan seluruh standar kualitas produk dan material terpenuhi di setiap tahapan proses produksi manufaktur melalui inspeksi presisi, pengawasan in-process, dan pengendalian ketidaksesuaian guna mencegah terjadinya ketidaksesuaian produk serta menjaga kelancaran operasional produksi secara konsisten.
Melaksanakan pemeriksaan kualitas in-process sesuai spesifikasi, standar mutu, dan instruksi kerja untuk mencegah ketidaksesuaian berulang.
Melakukan inspeksi kualitas material masuk (incoming) dan hasil pekerjaan subkontraktor (subcon) guna memastikan pemenuhan persyaratan teknis sebelum diproses lebih lanjut.
Mendeteksi dan mencegah ketidaksesuaian (non-conformance) sejak dini di setiap tahapan proses produksi.
Menjaga kelancaran operasional produksi melalui pelaksanaan IPC (In-Process Control) yang akurat, tepat waktu, dan terdokumentasi dengan baik.
Pendidikan minimal SMK/D3 Teknik Mesin, Otomotif, atau bidang terkait.
Minimal 3 tahun pengalaman kerja, diutamakan sebagai QC di industri manufaktur precision machining (aerospace, otomotif, molding, atau sejenisnya).
Terampil menggunakan dan mengukur geometri umum dengan alat ukur presisi (micrometer, caliper, height gauge, profile projector, TPG, PG, dan lainnya).
Memahami prinsip precision machining serta memiliki pemahaman dan pengalaman langsung dalam penerapan MSA (Measurement System Analysis).
Teliti, berorientasi pada detail, tegas, dan berintegritas tinggi.
Memiliki kemampuan analisis masalah dasar serta mampu bekerja optimal di bawah tekanan.
Mampu berkomunikasi dan berkolaborasi secara efektif lintas departemen.