An application made for this job — a tailored resume and cover letter that speak straight to the posting.
The 7 Group mencari teknisi mesin di pabrik untuk melakukan pemeriksaan rutin, perawatan, perbaikan, dan troubleshooting mesin produksi.
Kandidat memiliki pengalaman minimal 1 tahun, mampu membaca gambar teknis, memahami SOP K3 dan GMP, serta dapat bekerja mandiri maupun dalam tim untuk menjaga operasional pabrik tetap lancar.
Pengalaman minimal 1 tahun sebagai teknisi di pabrik/manufaktur (pengalaman di RPA/industri makanan menjadi nilai tambah).
Mampu melakukan pemeriksaan, perawatan, perbaikan, dan troubleshooting mesin.
Mampu membaca wiring diagram dan gambar teknik dasar.
Memahami penggunaan alat kerja teknisi dan alat ukur.
Memahami dasar K3 dan bekerja sesuai SOP.
Mampu bekerja secara individu maupun tim.
Teliti, disiplin, responsif, bertanggung jawab, jujur, dan memiliki inisiatif.
Sehat jasmani dan mampu bekerja dengan target operasional pabrik.
Melakukan pemeriksaan dan monitoring kondisi mesin produksi secara rutin.
Melaksanakan preventive maintenance dan corrective maintenance sesuai jadwal.
Melakukan troubleshooting dan perbaikan apabila terjadi kerusakan mesin.
Menangani permasalahan mekanik, elektrikal, dan kontrol dasar mesin.
Memastikan mesin produksi siap digunakan dan beroperasi secara optimal.
Melakukan pengecekan mesin sebelum, selama, dan setelah proses produksi.
Melakukan penggantian atau perbaikan komponen mesin yang rusak.
Menjaga dan memastikan kondisi peralatan kerja teknisi tetap baik.
Membuat pencatatan maintenance, kerusakan, perbaikan, dan penggunaan sparepart.
Berkoordinasi dengan Kepala Teknisi dan Produksi terkait kondisi mesin dan kebutuhan perbaikan.
Memastikan pekerjaan teknisi dilakukan sesuai SOP, K3, GMP, dan standar hygiene yang berlaku di area produksi.
Membantu instalasi, modifikasi, dan improvement mesin maupun fasilitas produksi.
Melakukan pengecekan dasar terhadap utilitas pabrik seperti pompa, conveyor, panel listrik, kompresor, dan peralatan pendukung produksi.
Menjaga agar downtime mesin dapat diminimalkan dan proses produksi berjalan lancar.