Don’t send a generic resume — generate a resume and cover letter tailored to this exact role.
PT Hana Master Jaya membutuhkan Supervisor QC untuk mengawasi aktivitas QC IQC, IPQC, dan OQC/FQC di fasilitas produksi kami di Padalarang. Posisi ini menuntut pengalaman 3–5 tahun di QC/QA dan setidaknya 1–2 tahun sebagai supervisor untuk memastikan kualitas proses SMT, PCB Assembly, dan assembly/Testing sesuai standar.
Calon kandidat diharapkan mampu menganalisis defect rate, yield, FPY, dan scrap, serta melakukan Root Cause Analysis dengan tindakan C/A berjalan efektif.
Pendidikan minimal S1 Teknik Elektro, Elektronika, Industri, Mesin, atau bidang terkait.
Memiliki pengalaman minimal 3-5 tahun di Quality Control/Quality Assurance, dengan pengalaman sebagai Supervisor/Leader minimal 1–2 tahun.
Wajib memiliki pengalaman di EMS, PCB Assembly, SMT, Auto Insert, atau electronic manufacturing.
Memahami proses IQC, IPQC, OQC/FQC serta inspection pada proses produksi elektronik.
Memahami standar ISO 9001; pengalaman IATF 16949 menjadi nilai tambah.
Memahami penggunaan alat/metode inspeksi seperti AOI, SPI, ICT, Functional Test menjadi nilai tambah.
Mampu melakukan analisis defect, yield, FPY, PPM, rework, dan scrap.
Memiliki kemampuan leadership, problem solving, analytical thinking, komunikasi, dan koordinasi yang baik.
Mampu bekerja sama dengan Production, Engineering, R&D, PPIC, Purchasing, dan departemen terkait.
Mampu berkomunikasi dalam Bahasa Inggris menjadi nilai tambah.
Bersedia ditempatkan di Padalarang, Jawa Barat.
Mengawasi dan mengendalikan aktivitas QC IQC, IPQC, dan OQC/FQC.
Memastikan kualitas produk dan proses pada SMT, PCB Assembly, Auto Insert, Assembly, dan Testing sesuai standar.
Memantau dan menganalisis defect rate, yield, FPY, PPM, rework, dan scrap.
Melakukan Root Cause Analysis dan memastikan tindakan corrective/preventive action berjalan efektif.
Menangani dan melakukan follow-up terhadap customer complaint bersama departemen terkait.
Berkoordinasi dengan Production, Engineering, R&D, PPIC, dan Purchasing dalam penyelesaian masalah kualitas.
Memastikan produk NG/defect teridentifikasi, terkontrol, dan tidak lolos ke proses berikutnya/customer.
Melakukan monitoring terhadap implementasi quality improvement di area produksi.
Membuat dan memonitor laporan serta KPI QC secara berkala.
Melakukan briefing, coaching, dan evaluasi kinerja anggota tim QC.
Melakukan koordinasi dengan QC Manager terkait permasalahan kualitas dan improvement.
Menjalankan continuous improvement untuk meningkatkan quality, productivity, dan customer satisfaction.