Una candidatura completa in un minuto
Curriculum e lettera di presentazione personalizzati, pronti da inviare.
PT Yamakawa Rattan Industry (Cirebon) sedang mencari Supervisor atau Kepala Divisi untuk memimpin tim operator dan teknisi di lini produksi logam dan aluminium. Kandidat harus berpengalaman minimal 3 tahun di posisi serupa serta memahami proses fabrikasi, welding, cutting, dan finishing.
Posisi ini membutuhkan kemampuan membaca gambar teknis 2D/3D, alat ukur presisi, serta kepemimpinan, komunikasi, dan penyelesaian masalah yang baik, dengan fokus pada peningkatan efisiensi material dan kinerja
Pendidikan: Minimal D3/S1 Teknik Mesin, Teknik Industri, atau jurusan lain yang relevan.
Pengalaman Kerja: Minimal 3 tahun sebagai Supervisor atau kepala divisi di industri manufaktur logam/aluminium.
Keahlian Teknis:
Keahlian Non-Teknis: Leadership kuat, komunikasi interpersonal yang baik, kemampuan pemecahan masalah (troubleshooting), dan manajemen waktu.
Sertifikasi (Nilai Plus): Sertifikasi pengelasan (Welding Inspector/Operator).
Pengawasan Produksi: Memimpin, mengatur, dan mengawasi operasional harian tim operator dan teknisi di lini produksi metal serta aluminium.
Target & Penjadwalan: Menyusun serta mengesekusi rencana kerja harian/mingguan berdasarkan Production Planning and Inventory Control (PPIC) untuk mengejar target kapasitas.
Alokasi Sumber Daya: Mengatur penugasan kru (operator, welder, fitter) serta memastikan ketersediaan bahan baku (plat besi, profil aluminium) di area kerja.
Pemeliharaan Mesin: Memastikan seluruh mesin produksi dirawat secara berkala melalui koordinasi dengan tim Maintenance.
Pelaporan: Membuat laporan berkala (harian/mingguan) mengenai pencapaian output, kendala produksi, dan utilisasi material.
Kualitas Produk (Quality Control): Memastikan seluruh produk jadi (,struktur metal, komponen fabrikasi) sesuai dengan spesifikasi gambar teknik dan standar kualitas perusahaan, serta menekan angka reject (produk cacat).
Efisiensi Material: Bertanggung jawab atas optimalisasi penggunaan bahan baku untuk meminimalkan scrap atau sisa potongan besi/aluminium yang terbuang.
Penyelesaian Masalah: Mengambil keputusan cepat dan tepat ketika terjadi stuck di jalur produksi atau kendala teknis pada material dan mesin.