Get more replies from employers
Send a job-specific resume in minutes.
PT TEATREE TUNAS TANGGUH membuka kesempatan untuk Site Civil Engineer di proyek gedung kantor 10 lantai di Menteng, Jakarta Pusat. Posisi ini menuntut kehadiran di lapangan untuk memimpin pengawasan konstruksi dan berkoordinasi dengan kontraktor, vendor, serta konsultan desain.
Gelar S1 Teknik Sipil dengan GPA 3.4+ dan minimal 3 tahun pengalaman di proyek gedung bertingkat menjadi nilai tambah. Keterampilan AutoCAD, Excel, serta kemampuan membaca spesifikasi teknis sangat dibutuhkan.
Memantau progress pekerjaan kontraktor secara langsung di lapangan.
Memastikan pekerjaan yang dilaporkan kontraktor benar-benar sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.
Memeriksa kualitas, metode kerja, sequence pekerjaan, dan detail pelaksanaan konstruksi.
Melakukan pengecekan volume/progress pekerjaan secara independen sebelum pekerjaan dianggap selesai atau dapat dibayarkan.
Mengidentifikasi pekerjaan yang tidak sesuai gambar, spesifikasi, atau standar konstruksi.
Memastikan tidak terjadi pekerjaan yang technically incorrect, overclaim, atau pemborosan material.
Menjadi PIC utama untuk berbagai permasalahan teknis yang muncul selama proses pembangunan.
Menganalisis akar masalah dan menentukan solusi yang feasible secara teknis dan ekonomis.
Turun langsung ke lapangan untuk menyelesaikan masalah, bukan hanya memberikan instruksi.
Mampu membaca dan membuat gambar kerja, detail konstruksi, shop drawing, serta spesifikasi teknis.
Berkoordinasi dengan kontraktor, subkontraktor, vendor, konsultan, dan tim desain untuk menyelesaikan masalah teknis.
Mencari alternatif material dan metode kerja yang lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas dan fungsi.
Membandingkan berbagai metode konstruksi dan memberikan rekomendasi kepada owner.
Menghitung kebutuhan material dan volume pekerjaan secara mandiri.
Melakukan quantity checking dan membantu mengidentifikasi potensi overpricing, waste, atau pekerjaan yang tidak diperlukan.
Mencari cara agar pekerjaan dapat dilakukan lebih cepat, lebih efisien, dan lebih cost-effective.
Tidak hanya menerima metode kerja dari kontraktor, tetapi mampu mempertanyakan dan mengevaluasi apakah ada cara yang lebih baik.
Mampu melakukan pengecekan teknis dan perhitungan sederhana terkait pekerjaan konstruksi.
Memahami hubungan antara pekerjaan struktur, arsitektur, dan MEP agar tidak terjadi conflict di lapangan.
Memiliki pemahaman teknis yang baik mengenai MEP (Mechanical, Electrical & Plumbing).
Mampu memahami dan melakukan koordinasi pekerjaan HVAC/AC, electrical, plumbing, fire protection, lighting, dan sistem bangunan lainnya.
Berkoordinasi langsung dengan vendor/subkontraktor spesialis.
Mampu memahami kebutuhan teknis equipment dan memastikan instalasi sesuai dengan requirement.
Tidak harus menjadi specialist di setiap bidang MEP, tetapi harus cukup kuat secara teknis untuk memahami, mengecek, dan mempertanyakan pekerjaan vendor.
Mengkoordinasikan vendor dan specialist contractor sesuai kebutuhan proyek, termasuk namun tidak terbatas pada:
Memastikan pekerjaan vendor terintegrasi dengan pekerjaan utama gedung dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Tanggung jawab tidak berhenti ketika gedung selesai dibangun.
Membantu proses testing, commissioning, inspection, dan handover.
Memastikan defect dan pekerjaan yang belum selesai ditindaklanjuti kontraktor.
Menjadi PIC teknis apabila terjadi masalah pada bangunan setelah selesai, seperti:
Masalah finishing
Masalah MEP
Melakukan troubleshooting dan berkoordinasi dengan pihak terkait sampai masalah benar-benar terselesaikan.
atau bidang engineering terkait. GPA 3.4+
Pengalaman minimal 3 tahun dalam konstruksi gedung / building project.
Pengalaman menangani proyek gedung bertingkat menjadi nilai tambah.
Spesifikasi teknis
Memahami metode pelaksanaan konstruksi, bukan hanya monitoring progress.
Memiliki pemahaman MEP yang baik.
Mampu melakukan troubleshooting masalah konstruksi secara logis dan sistematis.
Menguasai AutoCAD; kemampuan menggunakan software engineering/construction lainnya menjadi nilai tambah.
Mampu menggunakan Excel untuk quantity calculation, cost comparison, dan monitoring.
Teliti, kritis, dan tidak mudah menerima begitu saja informasi dari kontraktor/vendor.
Bersedia aktif berada di lapangan dan turun langsung ke pekerjaan.
Memiliki kemampuan komunikasi dan negosiasi yang baik dengan kontraktor, vendor, dan konsultan.