An application made for this job — a tailored resume and cover letter that speak straight to the posting.
CV KARUNIA INDO TAMORA mencari Auditor Internal berpengalaman untuk menilai proses keuangan dan operasional secara menyeluruh. Anda akan melakukan risk-based audit, memvalidasi jurnal, ledger, dokumen transaksi, rekening bank, serta rekonsiliasi data dengan laporan keuangan.
Posisi ini mengutamakan pengalaman 7 tahun di audit, kemampuan analitis kuat, serta pemahaman atas kontrol internal dan manajemen risiko. Kemampuan komunikasi yang baik dan kemampuan membimbing tim audit menjadi nilai tambah.
Menyusun risk-based audit approach berdasarkan tingkat risiko finansial, operasional, inventory, fraud, compliance, dan sistem.
tingkat risiko,
dan dampaknya terhadap perusahaan.
dan proses operasional lainnya.
Melakukan financial audit review terhadap transaksi dan pencatatan keuangan perusahaan.
Melakukan pengujian atas jurnal, ledger, dokumen transaksi, rekening bank, kas, invoice, pembayaran, penerimaan, dan supporting document.
Melakukan analisa terhadap kemungkinan:
transaksi tidak wajar,
dan kesalahan pencatatan.
Melakukan review terhadap Account Receivable termasuk aging, outstanding customer, overdue, collection, credit limit, dan potensi bad debt.
Melakukan rekonsiliasi antara data transaksi, dokumen fisik, sistem, dan laporan keuangan apabila ditemukan ketidaksesuaian.
Melakukan audit terhadap transaksi cash dan bank, termasuk petty cash, kas toko, kas besar, reimbursement, transfer, dan transaksi non-rutin.
Melakukan review terhadap proses closing dan memastikan terdapat adequate supporting document serta control.
Melakukan audit inventory secara menyeluruh, tidak terbatas pada kegiatan stock opname.
Menganalisa perbedaan antara:
Melakukan inventory movement analysis untuk menemukan abnormal movement dan potential leakage.
Mampu membedakan antara:
Melakukan analisa terhadap variance stock sampai menemukan root cause, bukan hanya melaporkan angka selisih.
tidak tercatat,
salah lokasi,
salah item code,
Mengidentifikasi potensi:
dan transaksi tidak wajar lainnya.
Mengidentifikasi potensi:
Melakukan audit terhadap pengiriman dan ekspedisi termasuk surat jalan, trip, barang keluar, proof of delivery, retur, dan potensi kehilangan selama proses delivery.
Melakukan operational audit untuk menilai apakah proses kerja masing-masing divisi efektif, efisien, dan sesuai SOP.
Tidak hanya memeriksa compliance, tetapi juga mempertanyakan apakah SOP atau control yang digunakan masih efektif.
Mengidentifikasi proses kerja yang:
tidak efisien,
tidak memiliki segregation of duties,
Melakukan internal control assessment terhadap seluruh proses bisnis perusahaan.
Mengevaluasi apakah terdapat pemisahan fungsi yang memadai antara:
Mengidentifikasi kelemahan kontrol yang memungkinkan satu individu mengendalikan seluruh proses transaksi.
Melakukan review terhadap user access dan authority pada ERP/system berdasarkan kebutuhan audit.
Mengidentifikasi akses sistem yang berlebihan, tidak sesuai jabatan, atau berpotensi disalahgunakan.
Melakukan audit terhadap transaksi adjustment, cancellation, deletion, override, backdate, maupun perubahan transaksi yang memiliki risiko tinggi.
Melakukan analisa terhadap:
dan exception lainnya.
Menggunakan teknik sampling berdasarkan risiko dan materiality, bukan sekadar random sampling.
Mengembangkan exception-based auditing untuk memfokuskan audit pada transaksi atau aktivitas yang memiliki risiko tinggi.
Melakukan fraud risk assessment terhadap divisi yang memiliki exposure tinggi.
Memimpin investigasi apabila terdapat indikasi:
Melakukan investigative interview terhadap pihak terkait dan melakukan cross-check antara keterangan, dokumen, CCTV, sistem, dan bukti lainnya.
Mampu membedakan dengan jelas antara fakta, indikasi, asumsi, dan kesimpulan audit.
Menjaga chain of evidence dan kualitas working paper pada audit investigatif.
Melakukan root cause analysis untuk setiap temuan material.
Menentukan apakah akar permasalahan berasal dari:
Mengklasifikasikan temuan berdasarkan tingkat risiko seperti:
Low, Medium, High, dan Critical.
Menilai dampak temuan dari sisi:
Memberikan rekomendasi yang praktis, measurable, dan dapat diimplementasikan oleh auditee.
Menetapkan Corrective Action dan Preventive Action (CAPA) terhadap temuan signifikan.
Memastikan setiap temuan memiliki PIC, target date, action plan, dan evidence of completion.
Mengidentifikasi recurring findings dan melakukan eskalasi apabila masalah yang sama terus berulang.
Melakukan review kritis terhadap hasil kerja auditor sebelum laporan disampaikan.
Melakukan quality assurance terhadap working paper, evidence, sampling, calculation, dan conclusion auditor.
Mampu menemukan apabila auditor hanya melakukan checklist tanpa analisa substantif.
Membimbing auditor dalam mengembangkan kemampuan financial audit, operational audit, data analysis, dan investigation.
Mengukur kualitas auditor berdasarkan:
Memberikan coaching kepada auditor yang memiliki kelemahan analisa maupun kualitas pemeriksaan.
Memiliki pengalaman minimal 7 tahun di bidang Internal Audit / External Audit / Risk / Internal Control, dengan minimal 3 tahun pada level Supervisor, Assistant Manager, atau Manager.
Kandidat yang pengalaman auditnya mayoritas hanya melakukan stock opname atau inventory count tidak menjadi profil utama yang dicari.
Wajib memiliki pengalaman langsung dalam financial audit, termasuk pemahaman transaksi accounting dan laporan keuangan.
Mampu melakukan tracing transaksi dari source document sampai pencatatan accounting dan laporan keuangan, maupun sebaliknya.
Memiliki pengalaman melakukan operational audit dan process review.
Memiliki kemampuan menilai desain dan efektivitas internal control.
Mampu berkomunikasi menggunakan Bahasa Hokkian dan/atau Mandarin menjadi nilai positif dan nilai tambah dalam proses seleksi.
Berapa tahun pengalaman kerjamu asisti Manajer Audit Internal?
Kualifikasi mana yang kamu miliki?
Pernahkah kamu bekerja dalam peran yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang Standar Audit?