Don’t send a generic resume — generate a resume and cover letter tailored to this exact role.
PT Internusa Food mencari kandidat untuk memimpin tim Engineering Supervisor, Teknisi, dan Shift Engineer dalam penanganan troubleshooting mekanikal/elektrikal secara efektif. Anda akan merencanakan alokasi sumber daya, biaya, dan CAPEX serta mengendalikan suku cadang untuk inisiatif efisiensi.
Rencana Anda adalah menerapkan PM/PdM dan Asset Care di seluruh fasilitas pabrik, serta mengelola engineering shutdown untuk memaksimalkan produksi tanpa gangguan besar.
Memimpin dan mengelola tim Engineering Supervisor, Teknisi, dan Shift Engineer dalam menangani troubleshooting mekanikal, elektrikal, utilitas, serta breakdown mesin dan fasilitas pabrik secara efektif dan efisien.
Merencanakan dan mengalokasikan resources termasuk biaya Repair & Maintenance (R&M), proposal CAPEX, pengendalian spare parts, serta berbagai inisiatif optimalisasi biaya.
Mengembangkan, menerapkan, dan melakukan peningkatan berkelanjutan terhadap strategi Preventive Maintenance (PM), Predictive Maintenance (PdM), dan Asset Care di seluruh area pabrik dengan memanfaatkan Process Control System dan sistem manajemen maintenance yang tersedia.
Memelola perencanaan dan pelaksanaan engineering shutdown untuk mengoptimalkan waktu downtime pabrik serta memastikan seluruh aktivitas maintenance selama shutdown dapat diselesaikan secara efektif.
Memimpin proyek-proyek engineering utama, termasuk instalasi peralatan, ekspansi pabrik, overhaul, modifikasi, dan commissioning, dengan memastikan proyek terlaksana secara aman, tepat waktu, sesuai anggaran, serta dengan gangguan minimal terhadap operasional produksi.
Berkoordinasi secara erat dengan departemen Operations, HSEQ, Production, Procurement, serta kontraktor eksternal untuk memastikan dukungan engineering sesuai dengan kebutuhan bisnis dan target produksi. Melakukan monitoring kinerja tim secara berkala, memberikan feedback konstruktif, dan melakukan coaching untuk meningkatkan kompetensi anggota tim.
Mengembangkan sistem monitoring Engineering KPI, termasuk analisis downtime, MTBF (Mean Time Between Failures), MTTR (Mean Time To Repair), maintenance compliance, performa utilitas, serta indikator keandalan peralatan.
Mengidentifikasi peluang improvement dalam proses teknis dan implementasikan inisiatif-inisiatif untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas.